Manfaat Buah Naga Bagi Kesehatan

Kandungan Buah Naga

Seperti yang kita tahu bahwa buah naga yang bisa tumbuh subur di hampir semua wilayah di Indonesia ini ternyata memiliki banyak sekali manfaat bagi kesehatan tubuh kita. Bagaimana tidak, kandungan yang ada di dalamnya sangatlah lengkap meliputi serat, kalori, protein, fosfor, karbohidrat, vitamin (B1, B2, B12), zat besi dan juga air. Untuk anda yang sampai saat ini belum pernah mencicipi buah yang satu ini, sekedar informasi bagi anda bahwa rasa dari buah ini adalah manis ditambah kandungan airnya yang cukup banyak. Di samping itu untuk jenis daging buah naga yang kebanyakan tumbuh di Indonesia sendiri ada 2 warna yaitu berwarna putih dan merah.

manfaat buah naga bagi kesehatan


Beberapa Manfaat Buah Naga Untuk Kesehatan Tubuh


Setelah mengetahui apa saja kandungan yang ada di dalamnya, sekarang kita akan membahas khasiat dari buah naga itu sendiri bagi kesehatan tubuh kita. Jadi pada dasarnya buah naga ini bisa kita konsumsi dengan 2 cara, yang pertama dengan mengonsumsinya langsung ataupun bisa juga dengan menjadikannya minuman. Sebenarnya tidak hanya daging buahnya saja yang bisa kita manfaatkan melainkan kulit buahnya ternyata juga bisa di olah sedemikian rupa untuk menyembuhkan beberapa penyakit. Nah, langsung saja bagi anda yang ingin mengetahui manfaatnya, anda bisa menyimak informasi berikut ini :

  • Mampu mencegah kanker

Dengan kandungan antioksidan yang banyak di dalam buah naga, maka sudah semestinya buah ini bisa kita andalkan untuk mencegah kanker. Adapun caranya bisa dengan memblender 500gram daging buah dan kita jadikan sebagai minuman rutin setiap hari.

  • Mampu menjaga kesehatan jantung

Apabila kita rajin olahraga dan di barengi dengan mengonsumsi buah naga setiap hari, tentu kesehatan jantung kita juga akan semakin terjaga. Hal ini disebabkan oleh kandungan vitamin C , B1, B2 dan B12 di dalamnya yang sangat banyak sehingga sangat bermanfaat untuk menjagakesehatan jantung kita.

  • Mampu mencegah diabetes melitus

Kita tahu bahwa apabila kita memiliki kebiasaan pola makan yang salah, maka itu bisa memicu terkena diabetes melitus. Dengan demikian, maka sebaiknya kita konsumsi buah naga karena buah ini memiliki peran penting untuk mencegah kita terkena penyakit diabetes.

  • Mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Dengan mengonsumsi buah naga setiap hari, maka sistem kekebalan tubuh kita juga akan bertambah, sehingga kita tidak akan mudah terserang penyakit. Hal tersebut dipengaruhi oleh kandungan vitamin C di dalam buah naga yang sangat banyak. 

  • Merawat kulit

Bagi anda yang ingin memiliki kulit cerah dan halus, maka anda tidak perlu khawatir lagi. Sebab dengan memanfaatkan buah naga sebagai masker wajah dan kulit, maka kulit cerah dan halus bisa anda dapatkan. Jangan lupa juga untuk mengonsumsi buah naga sebagai minuman sehat setiap harinya.

  • Menyehatkan mata

Mungkin kita sering mendengar bahwa untuk menyehatkan mata maka kita harus mengonsumsi wortel, tapi perlu anda ketahui juga ternyata buah naga juga tidak kalah efektif untuk membantu menyehatkan mata kita.

  • Menghambat penuaan dini

Buah yang sangat kaya dengan antioksidan ini tentu juga bisa kita andalkan untuk menghambat proses penuaan dini. Dengan begitu, kita bisa lebih terlihat awet muda.

Jadi itulah informasi mengenai khasiat buah naga yang ternyata sangatlah banyak dan mungkin belum kita ketahui sebelumnya. Untuk anda yang ingin terlihat lebih sehat, maka mulai sekarang anda bisa menerapkan pola hidup sehat dan pastinya dengan mengonsumsi buah naga sebagai menu sehat sehari-hari.

Informasi dan Tips merawat bayi

Sebagai orang tua, hadirnya sang buah hati memang merupakan saat yang paling di nanti-nanti. Akan tetapi bagi mereka pasangan muda yang masih belum memiliki pengalaman dalam merawat bayi, tentu hal ini juga akan menjadi kendala tersendiri. Sebab bagaimanapun sang buah hati haruslah mendapatkan perawatan yang tepat baik secara fisik maupun mental agar tumbuh kembang bayi bisa tetap optimal serta kesehatannya juga terjamin.


tips dan cara merawat bayi

Cara merawat bayi dengan tepat


Berbicara mengenai seorang bayi, maka salah satu yang harus kita perhatikan adalah asupan makanannya. Sebab bayi yang masih kecil tentu belum bisa mengenal makanan kecuali ASI. Oleh karena itu kita sebagai orang tua harus benar-benar memperhatikan hal ini. Nah, bagi anda khususnya para ibu ada beberapa hal yang perlu anda ketahui mengenai cara merawat bayi secara tepat seperti berikut ini :

  • Memberikan ASI ekslusif selama 6 bulan pertama

Jadi untuk bayi yang masih baru lahir hingga berumur 6 bulan itu sebaiknya diberikan ASI eksklusif tanpa menyelinginya dengan susu formula. Sebab bagaimanapun ASI itu adalah makanan bayi yang paling baik. Apabila kita lihat kandungan dalam ASI sendiri juga sangatlah lengkap, bahkan semua gizi yang dibutuhkan oleh bayi sudah terkandung di dalamnya. Selain itu juga terkandung zat antibodi yang mampu menjaga kesehatan bayi dari serangan infeksi. Oleh sebab itu pemberian ASI sejak awal hingga 6 bulan pertama sangatlah penting bagi sang buah hati.

  • Sebaiknya jangan menidurkan bayi dengan posisi tengkurap

Apabila kita sebagai orang tua sering menidurkan bayi dengan posisi tengkurap, maka demikian ini bisa membahayakan aspirasi sang bayi dan bisa membuatnya tersedak (gumoh). Jadi apabila kita mengabaikannya, tentu bahaya tersebut bisa memicu sindrom kematian. Oleh karena itu ada baiknya apabila usia sang bayi masih di bawah 3 tahun jangan menidurkan bayi dalam keadaan tengkurap.

  • Bayi akan sering tidur

Mungkin untuk hal yang satu ini tidak perlu anda khawatirkan, pasalnya pada bulan-bulan pertama seorang bayi memang akan menghabiskan banyak waktunya untuk tidur. Umumnya mereka hanya akan bangun jika merasa lapar atau ada hal yang membuatnya tidak nyaman. Rata-rata mereka akan menghabiskan waktunya kurang lebih 16 jam hanya untuk tidur. Akan tetapi ada baiknya kita sebagai orang tua membangunkannya tiap dua jam sekali untuk memberikannya ASI.

  • Jangan mengikatkan bedong ataupun gurita terlalu kencang

Walaupun kita tahu bahwa bedong ataupun gurita untuk menghangatkan kondisi si kecil, akan tetapi jangan sampai kita dalam memakaikannya terlalu kencang. Sebab itu juga bisa membahayakan sang bayi dan juga mengganggu pernapasannya.

  • Memandikan bayi dengan baik

Jadi untuk memandikan bayi dengan rentan usia antara 1 hingga 2 Minggu, ada baiknya hanya perlu di lap menggunakan kain yang di basahi saja. Karena apabila tali pusarnya belum lepas dan terlalu sering terkena air maka itu bisa menyebabkan infeksi. Namun bagaimanapun juga kita harus tetap membersihkan bayi selepas buang air kecil maupun besar dengan menggunakan air hangat.

Pada dasarnya mengingat kondisi dan keadaan bayi yang masih kecil, maka diperlukan perawatan yang ekstra. Dengan demikian bagi para orang tua memang sudah seharusnya mengetahui bagaimana cara merawat bayi dengan benar dan tepat seperti yang sudah dijelaskan di atas.

Normalkah Darah Menstruasi Terlalu Banyak?

Perempuan berusia produktif pasti akan mengalami pendarahan setiap bulan, atau dikenal sebagai menstruasi. Pendarahan ini normal, dan terjadi berdasarkan sebuah siklus yang terjadi dalam rentang waktu 21-37 hari, selama 2-7 hari, dan total volume darah sebanyak 20-80 cc.

Namun, menurut Mayo Foundation for Medical Education and Research, 18% wanita berusia subur mengalami pendarahan tidak normal. Kondisi tidak normal ini, antara lain; pendarahan berlebih, atau masa menstruasi yang panjang. Dalam istilah medis disebut Menorrhagia.

Indikasi dan gejala menorrhagia, adalah;

    Lama menstruasi lebih dari 10 hari
    Darah menstruasi sangat deras
    Sering mengganti pembalut
    Darah menstruasi keluar pada malam hari, bahkan menggumpal\Nyeri di area perut bagian bawah karena perdarahan yang banyak dan lama sehingga aktivitas rutin terganggu
    Selalu merasa letih, dengan nafas yang pendek-pendek



Dalam beberapa kasus, penyebab menorrhagia adalah:

    Ketidakseimbangan hormon. Dalam kondisi menstruasi normal, kadar hormon estrogen dan progesteron sesuai dengan kondisi dinding uterus (endometrium) untuk mengatur volume darah menstruasi. Ketika terjadi ketidakseimbangan hormon, maka endometrium akan menghasilkan volume darah yang banyak.
    Dalam Polip pada dinding uterus. Polip biasanya muncul pada wanita usia produktif yang mengalami kelebihan hormon prostaglandin (hormon yang berperan dalam mengatur tekanan darah dan sistem saraf).
    Disfungsi ovarium. Kegagalan proses pelepasan sel telur dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon estrogen dalam tubuh.
    Penggunaan Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR). Jika tidak cocok, AKDR dapat memicu pendarahan menstruasi hebat.



Setelah seseorang terdiagnosa mengalami menorrhagia dan diketahui faktor penyebabnya, dokter akan melakukan penanganan berupa pemberian zat besi dan obat-obatan untuk mengurangi kram perut serta menghambat aliran darah. Selain itu bisa juga diberikan kontrasepsi oral untuk mengatur ovulasi yang terganggu dan mengurangi perdarahan yang berlebihan.

Pemberian hormon progesteron juga bisa membantu mengatasi. Namun, jika terapi tersebut tidak berhasil, akan dilakukan cara-cara lain seperti kuretase ataupun tindakan operasi. Jika Anda memilih untuk tetap berada di rumah, sebaiknya lebih banyak beristirahat. Jangan mengkonsumsi aspirin, karena obat itu dapat memperparah keadaan. Jangan lupa untuk mengganti pembalut secara teratur setiap empat hingga delapan.

Cara Mengurangi Kerutan Pada Mata

Kerutan pada mata memang merupakan salah satu faktor penyebab wajah kita terlihat lebih tua, oleh karena itu tidak heran jika banyak sekali orang khususnya para wanita selalu melakukan upaya agar mata mereka tetap sehat dan terhindar dari kerutan dini. Akan tetapi jika kita berbicara mengenai kerutan pada mata sebenarnya hal ini juga bisa disebabkan oleh gaya hidup yang salah. Misalkan saja akibat kita sering begadang, terlalu lama menonton televisi dan juga kurangnya kebutuhan vitamin dan nutrisi bagi tubuh. Lantas bagaimana cara yang tepat untuk mengurangi kerutan padamata?

cara mengurangi kerutan pada mata


Tips untuk mengurangi kerutan pada mata


Pada dasarnya apabila kita merubah gaya hidup kita menjadi lebih baik dan sehat, tentu permasalahan kerutan pada mata tersebut juga akan berkurang. Tapi bagi anda yang belum mengetahui seperti apa tipsnya, maka sebaiknya anda perhatikan informasinya di bawah ini :

  • Biasakan memiliki waktu tidur yang cukup (jangan begadang)

Kita tahu bahwa dengan istirahat yang cukup itu bisa membantu menjaga stamina tubuh, termasuk mata kita. Karena jika kita terbiasa dengan pola tidur yang tidak menentu dan juga sering begadang, jelas kesehatan tubuh kita akan terganggu sehingga bisa memicu munculnya kerutan pada mata sejak dini. Oleh karena itu kebiasaan begadang seperti ini harus sangat dihindari.

  • Penuhi cairan tubuh ( 8 gelas air putih )

Jadi memnuhi cairan tubuh setidaknya 8 gelas setiap harinya itu sangatlah penting, mengapa demikian? karena air putih itu dapat membantu revitalisasi kulit kita. Ataupun jika kita bosan mengonsumsi air putih, anda juga bisa meminum minuman yang kaya akan vitamin C seperti jus lemon ataupun jeruk. Namun perlu anda ingat, bagaimanapun juga air putih itu jauh lebih menyehatkan untuk kita konsumsi dan sekaligus bisa membuat kulit kita tetap kenyal serta bisa menghindari kerutan.

  • Memanfaatkan teh celup ataupun potongan mentimun segar

Selain dengan mengonsumsi air putih yang cukup, kita juga bisa memanfaatkan mentimun ataupun teh celup untuk mengompres mata. Sebab kandungan antioksidan yang terkandung di dalamnya itu bisa mengurangi kerutan dan dapat merelaksasikan kulit kita. Jadi dengan demikian kulit wajah kita khususnya bagian mata bisa tetap kencang.

  • Menerapkan pola hidup yang sehat

Mungkin ini yang paling penting, sebab dengan kita menerapkan pola hidup sehat dan menjauhi kebiasaan buruk seperti merokok, minum minuman beralkohol  dan juga terlalu sering begadang maka kesehatan tubuh kita tetap akan terjaga dan kulit kita juga akan terlihat lebih sehat tanpa adanya kerutan.

  • Memanfaatkan minyak kemiri

Jadi minyak kemiri ini sebenarnya memiliki beberapa khasiat untuk tubuh kita yang mana salah satunya adalah untuk mengencangkan kulit di area mata kita. Selain itu minyak kemiri juga sering digunakan sebagai obat anti aging alami. Oleh sebab itu kita bisa memanfaatkan minyak kemiri ini untuk memijat-mijat di area sekitar mata.

Dengan mengetahui cara mengurangi kerutan pada mata seperti di atas, maka mulai sekarang anda bisa menerapkannya dan kerutan pada mata yang sering mengganggu penampilan bisa segera menghilang.

Penyakit Diabetes Melitus Tipe 2

Diabetes Melitus Tipe 2

Penyakit diabetes melitus tipe 2 adalah suatu kondisi yang mana ditengarai oleh adanya gangguan pada fungsi insulin. Adapun hormon insulin tersebut memiliki peran penting untuk mengatur kadar glukosa yang sangat berguna bagi tubuh sebagai sumber energi. Jadi jika tubuh kita tidak dapat memproduksi hormon insulin, maka glukosa yang semestinya bisa masuk pada sel akan tetapi itu tetap berada di aliran darah. Demikian inilah yang mengakibatkan munculnya penyakit diabetes.

Diabetes tipe 2.png

Gejala Diabetes Melitus Tipe 2


Berbicara mengenai gejala diabetes melitus yang dapat kita rasakan secara pasti adalah rasa haus yang meningkat, selain itu badan kita juga akan terasa mudah lelah disertai dengan menurunnya berat badan dan kita akan lebih sering buang air kecil. Adapun penyakit diabetes melitus tipe 2 ini umumnya bisa kita temui pada seseorang dengan kelebihan berat badan atau obesitas yang mana ini disebabkan karena tingginya kadar lemak di dalam tubuh, terutama di area perut yang memang sering kali menyebabkan tubuh kita menjadi resisten karena pengaruh dari hormon insulin. Jadi bagi penderita diabetes melitus tipe 2 ini untuk memperbaiki resistensi insulin memang harus dilakukan dengan cara menurunkan berat badan,  hal ini berbeda dengan jenis diabetes tipe 1 yang mana biasanya masih dapat dikendalikan dengan melakukan injeksi insulin secara teratur pada tubuh.

Penyebab diabetes melitus tipe 2


Untuk penyakit diabetes melitus tipe 2 ini memang biasanya akan menyerang kalangan dewasa, tentu ini berbeda dengan diabetes melitus tipe 2 yang mana kebanyakan justru di alami oleh remaja ataupun anak-anak. Lantas apa saja faktor penyebab diabetes melitus tipe 2 ini ?

  • Faktor genetik

Jadi faktor genetik atau keturunan ini memang bisa menjadi salah satu penyebabnya. Biasanya seseorang akan menderita penyakit ini apabila memiliki keluarga yang juga mengidap penyakit tersebut atau setidaknya mempunyai masalah kesehatan yang masih berkaitan dengan diabetes, misalnya saja seperti hipertensi ataupun kelebihan berat badan. Dengan demikian bisa kita katakan seseorang yang memiliki riwayat keluarga mengidap penyakit ini maka persentase untuk mengidap juga akan lebih besar. Jadi upaya yang bisa kita lakukan untuk tindakan pencegahannya adalah dengan menerapkan gaya hidup dan kebiasaan yang sehat.

  • Faktor lingkungan

Selain faktor genetik, ternyata secara tidak langsung faktor lingkungan juga memiliki peran yang juga dapat mengarahkan kita untuk mengidap penyakit diabetes tersebut. Contohnya saja seperti gaya hidup ataupun pola makan yang buruk. Sebab kebanyakan orang yang sering mengonsumsi makanan berlemak dan berkalori tinggi itu tentunya juga akan lebih berisiko lebih tinggi untuk terkena diabetes. Sedangkan untuk pola hidup yang tidak baik seperti tekanan mental atau stres ataupun rasa khawatir yang berlebih juga dapat menjadi faktor penyebab terkena penyakit diabetes tipe 2 ini.


Oleh karena itu agar kita tetap sehat dan tentunya terhindar dari penyakit diabetes melitus tipe 2, maka kita sudah seharusnya beralih dan menerapkan pola hidup sehat serta selalu memperhatikan makanan yang kita konsumsi. Sebab semua penyakit itu pada dasarnya berawal dari kebiasaan dan juga makanan apa yang kita makan. Dengan demikian kita menjadi tahu betapa pentingnya menerapkan hidup sehat.

Cium Tangan dan Penularan Infeksi Virus

Cium tangan terkadang dihubungkan dengan berbagai penyakit infeksi. Menurut saya hal ini tidak tepat. Di dalam informasi yang saya terima dengan dasar ilmiah yang tidak kuat, berbagai penyakit infeksi antara lain malaria, hepatitis bahkan HIV, dihubungkan dengan cium tangan.

Pertama-pertama sebelum membicarakan dampak cium tangan kita mesti mengetahui dahulu bagaimana infeksi tersebut ditularkan dari satu orang ke orang lain. Malaria termasuk demam dengue ditularkan melalui gigitan nyamuk sehingga jelas cium tangan tidak menyebabkan penularan penyakit ini. Tertularnya satu orang dari orang lain perlu vektor perantara dalam hal ini nyamuk.

Bagaimana dengan HIV dan hepatitis C? Kedua infeksi tidak mudah ditularkan dari satu orang ke orang lain karena  infeksi ini ditularkan melalui jarum suntik,  hubungan seksual atau kontak luka terbuka dengan cairan atau alat yang mengandung virus.

Hepatitis B ditularkan melalui kontak seksual, jarum suntik dan kontak dekat dan lama. Berbagai infeksi virus ini jelas tidak bisa ditularkan melalui cium tangan yang hanya sesaat. Infeksi yang memang memungkinkan ditularkan melalui cium tangan infeksi virus yang menyebabkan batuk pilek.

Beberapa virus yang dapat ditularkan melalui percikan cairan hidung atau bersin adalah virus  influenza, virus rhinoviruses, coronaviruses, and adenoviruses. Virus ini merupakan virus yang dapat menyebabkan infeksi saluran pernafasan atas. Biasanya gejalanya ringan berupa batuk, pilek, bersin dan dapat juga menyebabkan panas badan.

Infeksi bisa menularkan kepada orang lain,  tergantung daya tahan tubuh orang yang tertular  dan jumlah virus yang akan ditularkan. Walau ada potensi penularan infeksi virus ini melalui cium tangan, kita tetap bisa mencegah tertular oleh infeksi tersebut.

Dalam situasi kita akan berinteraksi dengan banyak orang kita tetap harus menjaga daya tahan tubuh dengan tidur cukup minimal 6 jam, minum yang cukup 8-10 gelas perhari, banyak menkonsumsi sayur dan buah, tetap berolahraga dan sering mencuci tangan pakai sabun dan tidak merokok.  Jika tidak memungkinkan cuci tangan pakai sabun, antiseptik cair juga bisa digunakan.

Selamat bersilaturahmi dan tetap melakukan cium tangan seperti biasanya dan tetap melakukan upaya sehat.

Cara Menghilangkan Komedo Alami

Menghilangkan komedo secara alami tentunya masih menjadi pilihan utama bagi semua kalangan ketimbang dengan menggunakan obat-obatan. Mengapa demikian? karena kita tahu bahwa bahan alami yang di dapat langsung dari alam tentu tidak akan memberikan efek samping bagi diri kita, berbeda jika kita menggunakan obat-obatan medis yang mana biasanya tidak pernah lepas dari efek samping ataupun ketergantungan. Seperti yang kita tahu bahwa komedo sendiri sebenarnya salah satu permasalahan yang sering muncul pada wajah seseorang. Hal ini bisa disebabkan oleh bakteri ataupun karena kurang menjaga kebersihan. Nah, bagi anda yang sedang memiliki masalah dengan komedo, maka anda tidak perlu khawatir karena anda bisa mencoba menghilangkannya dengan cara alami seperti yang akan kami bahas pada artikel ini.


cara menghilangkan komedo alami


Beberapa cara menghilangkan komedo alami yang bisa kita lakukan


Bagi anda khususnya para remaja yang selalu ingin tampil cantik dengan wajah bersih tanpa komedo, tentunya anda harus selalu menjaga kebersihan wajah. Di samping itu anda juga bisa merawat maupun menghilangkan komedo secara alami dengan cara berikut ini :

  • Menggunakan masker dari sayuran dan buah segar - Anda bisa menggunakan masker berbahankan sayuran segar seperti seledri yang dicampur dengan seperempat apel yang sudah dihaluskan, kemudian di campur juga dengan perasan lemon. Jadi gunakan bahan tersebut sebagai masker wajah selama 20 menit, lalu bilas menggunakan air bersih.
  • Menggunakan air panas dan garam - Untuk menghilangkan komedo membandel kita juga bisa menggunakan air panas yang telah dicampur dengan garam. Jadi di sini yang akan kita gunakan adalah uap airnya yang bertujuan untuk membuka pori dan itu juga bisa meningkatkan sirkulasi darah.
  • Menggunakan masker  dari kacang kedelai - Jadi untuk membuat masker berbahankan kacang kedelai, kita hanya perlu memblender kacang kedelai tersebut hingga halus, kemudian kita oleskan ke seluruh wajah selama 30 menit. Nah apabila masker tersebut sudah mengering, maka kita bisa langsung membilasnya menggunakan air bersih.
  • Selalu menjaga kebersihan wajah - Usahakan untuk selalu membersihkan wajah, terlebih lagi jika kita memiliki komedo yang membandel. Karena dengan kita selalu menjaga kebersihan wajah kita, maka komedo tersebut lambat laun juga akan menghilang.
  • Menerapkan pola hidup sehat dan selalu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh - Jangan lupa untuk selalu menerapkan pola hidup sehat dan juga penuhi kebutuhan asupan nutrisi bagi tubuh, karena demikian ini juga bisa mengurangi jumlah komedo pada wajah kita.
  • Menggunakan es batu - Selain masker alami, kita juga bisa memanfaatkan es batu untuk membantu mengecilkan pori-pori wajah. Adapun demikian ini selain bisa mencegah munculnya komedo juga bisa membuat kulit wajah menjadi lebih segar dengan cara mengusap-usapkannya.
  • Menggunakan putih telur - Cara yang terakhir yang bisa kita lakukan untuk menghilangkan komedo alami yaitu dengan menggunakan putih telur. Ya, jadi putih telur tersebut kita campurkan dengan madu dan kemudian kita oleskan pada wajah kita.

Pada dasarnya ada berbagai macam bahan alami yang juga bisa kita manfaatkan selain apa yang telah disebutkan di atas, akan tetapi semuanya memiliki khasiat yang sama dalam menghilangkan komedo pada wajah. Dengan mengaplikasikan cara di atas, maka wajah kita bisa kembali putih bersih tanpa adanya masalah komedo.